Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Bom Bunuh Diri
Aksi Bom Bunuh Diri Guncang Solo
Sunday 25 Sep 2011 21:22:49
 

Mayat yang diduga pelaku aksi bom bunuh diri terbujur di depan pintu masuk (Foto: Istimewa)
 
*Pelaku aksi biadab itu tewas di tempat

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Aksi biadab kembali dilakukan seseorang dengan mengebom rumah ibadah umat Kristiani, Gereja Betel Injil Sepenuh (GBIS) di kawasan Kepunton, Tegalharjo, Jebres, Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/9) pukul 11.00 WIB. Aksi bom bunuh diri terjadi, berlangsung setelah puluhan orang usai melaksanakan ibadah keagaman.

Aksi teror ini, menelan satu korban jiwa. Diduga korban merupakan pelaku teror tersebut. Ia terbujur tepat di depan pintu masuk utama gereja tersebut. Jarak pintu masuk tempat pelaku meledakkan diri, berjarak sekitar 20 meter dari mimbar gereja. Pelaku berbaur bersama umat yang beribadah. Bom ini diledakan pelaku, saat umat selesai melaksanakan kebaktian.

Begitu bom meledak, sejumlah orang terkejut dan berteriak histeris. Sejumlah orang langsung jatuh dan terkapar. Mereka pun langsung tersadar bahwa ini sebuah aksi teror. Mereka pun langsung panik dan berteriah histeris. Secepatnyanya mereka berusaha keluar dan menjauh dari gereja untuk menyelamatkan diri.

Meski dalam suasana panik dan ketakutan, sebagian dari mereka langsung melakukan pertolongan terhadap para korban. Korban itu langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Sedangkan satu korban tewas di tempat itu, yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri tetap didiamkan di tempat. Para umat tak berani memindahkan hingga menunggu petugas kepolisian datang ke lokasi ledakan.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Jihantono membenarkan peristiwa tersebut, menurut dia, pihaknya tengah melakukan identifikasi terhadap korban tewas ledakan bom tersebut. Dari identifikasi sementara, korban tewas itu adalah pelaku bon bunuh diri tersebut. Tim Desaster Victim Identivication (DVI) Polresta Solo dan Polda Jawa Tengah langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian.

“Olah TKP ini untuk mengidentifikasi siapa yang meninggal, jenisnya bom ini low atau high explosive, modus perakitan dan sebagainya. Dari hasil ini akan dikembangkan dalam penyelidikan yang terus dilakukan petugas untuk mengungkap tuntas kasus ini,” jelas Jihantono yang dihubungi wartawan dari Jakarta.

Diungkapkan, dugaan kasus ini adalah bom diri, setelah petugas mengidentifikasi luka di tubuh seorang korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Di tubuh korban terdapat luka besar di bagian perut dan tangan. "Memang benar (bom) itu terjadi di Gereja Betel Injil Supenuh sekitar pukul 10.55 WIB. Sejumlah saksi mata melihat bahwa ini bom bunuh diri,” tandas dia.(tnc/biz/ans/irw)



 
   Berita Terkait > Bom Bunuh Diri
 
  Rusia Perketat Keamanan Pasca Bom Bunuh Diri
  Bom Bunuh Diri Hantam Iring-iringan Kendaraan NATO di Kabul
  Bom Bunuh Diri di Kementerian Pertahanan Yaman Tewaskan 20 Orang
  Bom Bunuh Diri Tewaskan Lima Tentara Pakistan
  Bom Bunuh Diri Guncang Mogadishu
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2