Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
PKPI
Caleg PKPI: Jangan Salahkan Kami Politisi Kutu Loncat
Friday 12 Jul 2013 21:33:36
 

Politisi PKPI (Partai Keadilan Persatuan Indonesia), Roni Asmara.(Foto: BeritaHUKUM.com/riz)
 
JAKARTA, BeritaHUKUM.com - Politisi PKPI (Partai Keadilan Persatuan Indonesia), Roni Asmara membantah jika dirinya dicap sebagai politisi kutu loncat. Pasalnya, mantan pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini milih keluar dari Partai Demokrat karena banyak kutu.

"Karena banyak kutu itulah, makanya saya loncat," ujarnya saat menjadi pembicara diskusi Bawaslu, Jakarta, Jumat (12/7).

Lalu berkaitan dengan konsisten, Roni membantah bukan masalah tidak konsisten. Dirinya mengibaratkan jika seorang guru kencing berdiri dan muridkan kencing berlari.

"Bukan tidak konstituen. Kita di rumah ini kan tuan rumahnya yang bermasalah. Ibaratnya, guru kencing berdiri murid kencing berlari. Jadi yang buat salah ini, bapaknya. Jadi jangan disalahin anaknya," ungkap Roni.(bhc/riz)



 
   Berita Terkait > PKPI
 
  Ketum PKPI: Pentingnya Peran Pemuda dalam Membangun Bangsa
  PKPI Melaporkan Komisioner KPU Hasyim Asyari ke Polda Metro Jaya
  PKPI Resmi Jadi Ikut Pemilu 2019 dengan No Urut 20
  Ketika Hendropriyono Berbeda dengan Yusril
  Gagal Dapat Kursi Camelia Lubis Pulang Kampung
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2