Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Mobil Listrik
Dahlan Iskan: Mobil Tuxuci Tidak Menggunakan Gearbox
Tuesday 08 Jan 2013 14:05:10
 

Konferensi Pers Dahlan Iskan tentang kecelakaan Mobil Listrik Tucuxi.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri BUMN Dahlan Iskan, dalam press conference kepada wartawan di cafe Galeri Taman Ismail Marzuki (TIM) menjelaskan secara ilmiah dan ilmu perihal kecelakaan mobil mobil listrik Tuxuci.

Dalam penjelasannya, Dahlan menceritakan bahwa yang terjadi perbedaan pendapat 5 putra Petir tim pembuat mobil Listrik, yaitu Kang Dasep Pencipta. Dia punya aliaran dan pendapat bahwa mobilnya Kang Dasep memiliki Gearbox.

"Saya melakukan uji coba awal di Bunderan HI, tiba-tiba mobil itu mati dan tidak bisa jalan, saya malu. Lalu uji coba berikutnya masih malu, lagi-lagi waktu di Tol mau nanjak mobil tidak bisa nanjak. Walaupun malu, kemudian saya coba mobil sepanjang 1000 KM, dan tidak ada masalah jalan di Jakarta ke Bogor," ujarnya Selasa (8/1).

Selanjutnya, perbedaan kedua itu yang digunakan Mas Danet, yang menggunakan AS tidak menggunakan Gearbox, pas saya sudah coba 1000 KM, mobil Kang Dasep maka Mobil Tucuxi jadi maka saya mencoba mobil Kang Danet.

Yang tidak menggunakan Gearbox saya coba dari Widya Candra ke Cengkareng. Namun ada 4 kekurangan penting tapi belum diperbaiki.

"Selanjutnya, tim Mas Danet dari kupu-kupu malam diperbaiki, dan saya mencoba di Senayan. Saya minta mobil dari Jogya Ke Solo, sudah di Coba ditempat datar, tidak ada masalah," kata Dahlan.

"Saya berfikir terus mobil didaerah mendatar dan menurun saya terus Kagumi mobil. Lebih hebat dari mobil biasa, saya bener-bener bangga ada putra bangsa yang mampu ciptakan mobil listrik sehebat itu, berarti saya tidak bisa melepas kaki dari rem, kemudian bau sangat-sangat menyengat dan kemudian saya putusan untuk berhenti, saya tidak berfikiran apa, walaupun kaki saya sangat capek, dari Cemoro Sewu Ke Telaga Sarangan itu Jauh," pungkasnya.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Mobil Listrik
 
  Kebijakan Subsidi Motor & Mobil Listrik Terkesan Terburu-buru dan Perlu Dikaji Kembali
  Tolak Subsidi Triliunan Rupiah Mobil Listrik, Legislator PKS: Alihkan untuk Transportasi Publik
  Mulyanto: Subsidi Mobil Listrik Lukai Rasa Keadilan Masyarakat
  Ekspedisi Mobil Listrik Blits Singgah di Pemkab Kaur dan Disambut Gembira
  Ketua DPR Galakkan Mobil Listrik Jadi Gaya Baru Ekonomis
 
ads1

  Berita Utama
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2