Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kecelakaan
Delapan Orang Tewas Selama Arus Mudik di Sumut
Monday 13 Aug 2012 21:44:40
 

AKBP MP Nainggolan sedang melakukan pemantauan operasi ketupat Toba 2012 di Sumut (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
MEDAN, Berita HUKUM - Kepolisian Daerah Sumatera Utara mencatat delapan korban tewas dan 28 kasus kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 1433 Hijriyah di daerah itu. “Dalam dua hari pemantauan Operasi Ketupat Toba 2012, tercatat delapan orang tewas”, kata Kasubbid Pengelola Informasi dan Data Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan di Medan, Senin (13/8) hari ini.

Menurut Nainggolan, selain delapan korban tewas, personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Toba 2012 juga mencatat adanya 19 korban yang mengalami luka berat dan 23 korban luka ringan. Sedangkan kerugian materi akibat kecelakaan lalu lintas tersebut mencapai Rp 73,9 juta.

AKBP MP Nainggolan menambahkan, pihaknya juga mencatat 1.697 pelanggaran lalu lintas, 1.366 pelanggar di antaranya mendapat tindakan tilang. Sedangkan 331 pelanggaran lainnya mendapat tindakan ringan, berupa teguran agar tidak melakukan tindakan serupa, karena dapat membahayakan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Dengan banyaknya jumlah kecelakaan dan korban tewas, pihaknya sangat menghimbau masyarakat untuk mematuhi aturan di jalan raya guna menekan peristiwa yang dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain memberikan himbauan secara rutin dilokasi, pihaknya juga memasang ratusan spanduk dan banner di berbagai tempat untuk mengingatkan pengguna jalan agar mematuhi aturan yang berlaku.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Heru Prakoso mengatakan, pihaknya mengerahkan 3.388 personel dalam Operasi Ketupat Toba, guna mengamankan transportasi masyarakat dalam mudik dan arus balik Lebaran.

Jumlah tersebut didukung kekuatan bantuan operasional sebanyak 1.268 orang yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (440 orang), pramuka (220 orang), Dinas Perhubungan (550 orang), dan Dinas Kesehatan (58 orang).

Selain itu juga mengerahkan kekuatan cadangan yang terdiri dari atas TNI (satu kompi), petugas pemadam kebakaran (260 personel), dan Dinas Binamarga (130 personel). Guna memudahkan pelayanan, pihaknya mendirikan 108 pos pengamanan dan 12 pos pelayanan yang tersebar hampir di seluruh Kabupaten/ kota di Sumut.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Kecelakaan
 
  Angka Kecelakaan di Jakarta Turun 4 Persen, Namun Korban Tewas Naik 15 Persen
  Proyek 'Siluman' Jalan Lintas Sumatera Telan Korban
  Akibat Pecah Ban Nyawa Pardi Melayang Dihantam Mopen Jumbo
  Pengantin Maut Telan Korban 19 Luka Parah 1 Meninggal Dunia
  Avanza Masuk Sungai 6 Orang Tewas, 2 Kritis, 1 Selamat
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2