Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Capres
Dukung Firli Presiden, Ikatan Guru Madrasah Depok Impikan Indonesia Bebas dari Korupsi
2022-04-20 21:30:50
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dukungan masyarakat terhadap Ketua KPK Firli Bahuri untuk maju Pilpres 2024 makin tak terbendung. Setelah deklarasi digaungkan kalangan petani, nelayan, pedagang, UMKM, dan santri di berbagai daerah, kini giliran Ikatan Guru dan Tenaga Pendidik Madrasah Non-ASN Kota Depok yang menyampaikan dukungan.

Mereka membentangkan atribut ala kadarnya, meminta Firli melanjutkan kerja pemberantasan korupsi melalui jabatan yang lebih strategis, yakni sebagai kepala negara dan pemerintahan.

"Indonesia darurat korupsi, harus dipimpin pendekar pemberantasan korupsi, Firli Bahuri," demikian bunyi tulisan dalam atribut.

Salah satu inisiator dukungan, Rukoyah (36), mengatakan, korupsi di Indonesia saat ini sudah parah, endemik dan sistemik. Mengatasinya, tak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum seperti jajaran KPK, kejaksaan atau kepolisian.

Pemberantasan korupsi, sambungnya, lebih efektif jika dikomandoi langsung oleh presiden.

"Korupsi dan pertahanan negara saling terkait, maka presiden harus jadi panglima," katanya saat sampaikan aksi dukungan di Bedahan, Sawangan, Depok, Rabu (20/4).

Dia menilai, dari nama-nama calon presiden yang beredar di masyarakat, hanya Firli sosok yang paling tepat.

Di samping paham celah atau ruang korupsi, purnawirawan bintang tiga itu juga dianggap terbukti berprestasi dalam memberantas korupsi.

"Sebulan dua menteri ditangkap itu kan prestasi luar biasa. Ini bukti beliau tegas, tidak tebang pilih," ujarnya.

Perempuan yang pernah ikut pendidikan antikorupsi ini yakin, jika Firli mendapat kepercayaan jadi presiden akan mampu membebaskan Indonesia dari kerangkeng korupsi. Masyarakat juga akan sejahtera karena sumber kekayaan negara digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran masyarakat.

"Karena perang terhadap korupsi itu harus dimulai dari presiden, dan Pak Firli pasti sangat mampu," pungkas Rukoyah.

Tanggapan Firli

Dihubungi terpisah, Firli Bahuri enggan menanggapi maraknya dukungan tersebut. Ia hanya menegaskan saat ini dirinya ingin fokus menuntaskan tugasnya sebagai ketua KPK.

“Saya sudah tegaskan beberapa kali, saya fokus kerja dan saya akan tuntaskan pekerjaan saya sebagai ketua KPK,” ujarnya.

Firli mengira masyarakat yang mendukungnya kemungkinan tidak memahami mekanisme pencalonan presiden dan wakil presiden.

Dengan caranya masing-masing, mereka menyuarakan keinginannya padahal pencalonan adalah wewenang partai politik.

Firli lalu meminta agar jangan ada yang menganggu kerjanya di KPK.

“Saya tidak mau terganggu dan jangan ganggu saya dengan isu pencapresan,” tandasnya.(rls/bh/amp)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
KPK Tetapkan Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan 9 Orang sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Perkara di MA

Heboh Video! Antrian Panjang di SPBU Kota Manna Bengkulu Selatan, BBM Langka?

Tarif Ojol Naik, Wakil Ketua MPR: Pemerintah Tidak Memahami Kesulitan Hidup Rakyat

Pemerintah Umumkan Harga BBM Pertalite Naik dari Rp 7.650 Menjadi Rp 10.000

 

ads2

  Berita Terkini
 
Di P20, DPR Siap Tunjukkan Komitmen Indonesia Kurangi Emisi Lewat Konsep Go Green

Satgas BLBI Harus Tagih Dana BLBI Rp110,4 Triliun

Willem Wandik Sampaikan Sakit Hati Masyarakat Papua atas Pernyataan Menko Polhukam

Putri Candrawathi, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Akhirnya Ditahan

Syarifuddin Sebut OTT Momentum Perbaiki Performa Lembaga Peradilan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2