Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Peradilan    
Walhi
Gugatan Kebakaran Hutan Dipimpin Majelis Hakim Bersertifikat Lingkungan
Thursday 13 Mar 2014 16:34:24
 

Ilustrasi. #TitiklawanAsap.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Gugatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) atas terjadinya pembakaran lahan dan hutan di propinsi Riau dan Jambi mengalami perubahan Majelis Hakim. Perubahan tersebut atas permintaan Kuasa Hukum Walhi yang disampaikan pada pertengahan bulan Desember tahun lalu. Perubahan melalui detasering ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menunjuk Nani Indrawati, SH, M.Hum, sebagai ketua Majelis Hakim pemeriksa gugatan kebakaran hutan dan lahan.

Perkara-perkara lingkungan hidup berdasarkan keputusan Mahkamah Agung No. 36/KMA/SK/II/2013 tentang pemberlakuan pedoman penanganan perkara lingkungan hidup. menyatakan bahwa, perkara lingkungan hidup wajib di pimpin oleh ketua Majelis yang memiliki sertifikat Hakim lingkungan.

Perubahan Majelis Hakim dalam perkara kebakaran hutan dan lahan merupakan langkah positif Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, karena kasus-kasus lingkungan sangat berbeda dengan kasus pada umumnya maka diperlukan satu keahlian khusus dalam memeriksanya.

“langkah maju ditunjukkan oleh pengadilan negeri jakarta pusat dengan mengganti ketua majelis hakim bersertifat lingkungan, ini adalah kali kedua setelah pengadilan negeri malang juga mengganti ketua majelis hakim dalam perkara lingkungan. hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan hakim yang berperspektif lingkungan kedepan akan sangat diperlukan.” Kata Muhnur Satyahaprabu manager kebijakan dan pembelaan hukum Walhi.

Sampai saat ini kebakaran hutan dan lahan masih terus berlangsung kerugian materiil dan imateriil masyarakat sudah tidak dapat lagi dihitung. Kebakaran hutan sudah menjadi kejahatan yang serius karena berdampak besar bagi kehidupan masyarakat indonesia.

“pemeriktah telah melanggar konstitusi dengan terus menerus membiarkan kebakaran hutan terjadi, rakyat semakin jauh dari haknya atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat” kata Riko Kurniawan Direktur Eksekutif Walhi Riau.

Perlu diketahui sejak september 2013 lalu, Walhi mengajukan gugatan kebakaran hutan dan laha yang terjadi di propinsi rRau dan Jambi, gugatan dilayangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan menyeret 19 tergugat diantaranya adalah Pemerintah pusat, Daerah, Kapolri, dan Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Kehutanan.

Dalam perjalanan sidang terlihat bahwa, Pemerintah tidak serius dalam upaya pertanggung jawabannya menangani kebakaran hutan yang terus terjadi. Demikian siaran pers Walhi yang diterima di Jakarta, Kamis (13/3).(wlh/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Walhi
 
  Pengadilan Negeri Medan tidak mempertimbangkan hubungan antara objek sengketa Kementerian LH dan dampak kerusakan dalam Gugatan Intervensi WALHI
  Release WALHI Sulawesi Tengah atas Upaya Kasasi di Mahkamah Agung
  Tanpa Mengoreksi Kebijakan Pembangunan, Pemerataan hanya Jargon
  Tinjauan Lingkungan Hidup WALHI 2015: Menagih Janji, Menuntut Perubahan
  Aktivis Bentangkan Spanduk Raksasa di Kantor Pusat BHP Billiton Meminta Batalkan Tambang Batubara
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2