JAKARTA, Berita HUKUM - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menaikan status siaga satu bagi seluruh anggota kepolisian, menjelang digelarnya proses pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2014 pada Rabu 9 April mendatang yang hari minggu ini telah memasuki masa tenang.
"Mulai Minggu (6/4), petugas jajaran Polda Metro Jaya siaga satu untuk mengamankan Pemilu hingga waktu ditentukan kemudian hari," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta Sabtu (5/4).
Polda Metro Jaya telah melaksanakan berbagai persiapan pengamanan Pemilu Legislatif, mulai dari simulasi pengendalian kerusuhan, hingga Operasi Mantap Brata Jaya
Dijelaskan Rikwanto seluruh personil Polri tidak diberikan izin cuti tugas selama rangkaian pelaksanaan pengamanan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden.
Pimpinan Polda Metro Jaya memerintahkan seluruh anggota kepolisian dalam kondisi siaga penuh menghadapi pengamanan Pemilu yang akan berlangsung mulai 9 April 2014.
Rikwanto menambahkan Polda Metro Jaya menyiagakan 2/3 kekuatan dari 30.000 personil atau sekitar 18.000 anggota guna mengamankan Pemilu.
Selain itu, pihak kepolisian juga mendapatkan bantuan pengamanan dari unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan petugas Linmas guna mengamankan 41.000 ribu tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh DKI Jakarta dan sekitarnya.(ant/bhc/dar) |