Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Pendidikan
Kampus Muhammadiyah Ini Berhasil Raih Akreditasi Unggul
2021-10-03 02:52:18
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil meraih predikat sebagai kampus terakreditasi Unggul. Predikat itu tertuang dalam Surat Keputusan No. 858/SK/BAN-PT/AK-ISK/PT/IX/2021 yang turun pada Kamis (30/9) lalu. Surat Keputusan itu menyatakan bahwa UMM telah memenuhi syarat untuk menyandang akreditasi Unggul.

Predikat ini merupakan puncak tertinggi dari sistem akreditasi perguruan tinggi. Hal tersebut tercantum dalam Permendikbud Nomor 5 Tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi yang mengubah format A/B/C menjadi format Unggul/Baik Sekali/Baik.

Dr. Fauzan, M.Pd. Rektor UMM mengatakan bahwa perguruan tinggi merupakan institusi formal yang harus mengikuti aturan yang ada. Salah satu di antaranya adalah mengajukan akreditasi. Tidak hanya bagi program studi saja tapi juga institusi kampus. "Akreditasi ini menjadi bentuk keseriusan kami dalam menjalankan perguruan tinggi. Kita tidak bisa hanya mengatakan bahwa kita kuat dan hebat, tapi harus dibuktikan melalui akreditasi," ungkapnya.

Fauzan kembali menuturkan, akreditasi juga menggambarkan kredibilitas perguruan tinggi sebagai instansi yang menyelenggarakan Tri Dharma. Ia bersyukur bahwa UMM dipercaya untuk mengemban predikat kampus akreditasi Unggul. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari kerjasama seluruh elemen dan pihak yang ada di Kampus Putih.

Ia mengaku bahwa akreditasi ini belum cukup. Beragam tanggungjawab turunan juga muncul dan harus segera dilaksanakan. Satu di antaranya yakni harus bisa meyakinkan pada masyarakat bahwa UMM memang pantas menyandang akreditasi Unggul. Tidak hanya melalui jalur verbal dan audiovisual, tetapi juga harus memastikan output dan alumni UMM mampu menjadi pribadi yang mandiri.

"Kampus Putih senantiasa berusaha untuk melahirkan alumni-alumni yang mandiri sekaligus diperhitungkan di tengah masyarakat. Kami tidak hanya ingin diakui unggul secara formal saja, tapi juga diakui unggul oleh masyarakat luas. Jadi, tidak hanya casing-nya saja yang unggul, tapi juga konten yang ada di dalamnya," tegasnya.

Fauzan menilai prestasi ini tidak lepas dari berbagai usaha dan perjuangan Kampus Putih selama ini hingga mampu mendapatkan kepercayaan dari pemerintah. Ia juga menuturkan bahwa akreditasi ini tentu memberikan banyak manfaat. Salah satunya dapat dijadikan sebagai capital strategis untuk memperkuat hubungan dengan para pihak baik dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si. selaku Wakil Rektor I UMM menjelaskan bahwa prestasi ini diperoleh Kampus Putih berkat keberhasilannya dalam memenuhi tiga unsur yang ditetapkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pertama, UMM dinilai sudah memiliki sumber daya manusia (SDM) dan dosen tetap yang cukup untuk menyelenggarakan proses pendidikan. Kemudian, BAN-PT juga menilai bahwa sistem penjaminan mutu Kampus Putih sudah mencapai standar. Begitupun dengan kualitas dan kuantitas publikasi yang dimiliki.

Lebih lanjut, Syamsul mengatakan bahwa Kampus Putih yakin bisa mempertahankan akreditasi Unggul ini. Hal itu tidak lepas dari diperolehnya pengakuan dari pemerintah. Utamanya dalam aspek SDM dan dosen, sistem penjaminan mutu serta publikasi.

Ia juga menegaskan bahwa UMM merupakan kampus yang excellent. Maka perlu adanya upaya dalam mengapresiasi, merawat serta menjaganya. Hal tersebut tidak lain tidak bukan untuk mendapatkan pengakuan pemerintah dan masyarakat. Salah satu harapannya yakni adanya peningkatan minat masyarakat akan penyelenggaraan pendidikan di Kampus Putih. Begitupun dengan bertambahnya jumlah kerjasama yang diusahakan.

Bentuk dari upaya lain UMM yang bisa dilihat adalah beragam sertifikasi internasional dan usaha dalam membangun centre of excellent (CoE) berbasis prodi. Menurutnya, hadirnya CoE yang bekerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) ini akan memberikan kesempatan, kepastian dan pengalaman bagi para mahasiswa. Selain itu, CoE ini juga akan semakin memperkuat capaian-capaian UMM untuk memperoleh akreditasi Unggul baik berbasis prodi maupun institusi.

"Akreditasi Unggul ini adalah salah satu tahap yang harus UMM lalui. Kampus Putih akan terus bergerak dan melakukan langkah-langkah sistematis dan strategis untuk mendapatkan pengakuan di level lebih tinggi yakni internasional. Sehingga mampu menjadi kampus yang internationally recognized dan menjadi bagian dari world class university," pungkasnya.(muhammadiyah/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pendidikan
 
  Kampus Muhammadiyah Ini Berhasil Raih Akreditasi Unggul
  HNW Dukung Keadilan Anggaran Untuk Madrasah
  610 Sekolah di DKI Jakarta Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka Besok 30 Agustus
  'Refocusing' Tidak Boleh Abaikan Mandat Anggaran Pendidikan
  Terobosan Pendidikan Nasional di Tengah Pandemi, Muhammadiyah Luncurkan Edutab-Mu Pembelajaran Digital Tanpa Internet
 
ads1

  Berita Utama
Demokrat Minta Presiden Jelaskan Alasan APBN Boleh Digunakan untuk Proyek Kereta Cepat

Kemenag: Antisipasi Kasus Baru Covid, Libur Maulid Nabi Digeser 20 Oktober

Khawatir Presiden Terpilih Bukan Orang Indonesia Asli, Guru Honorer SMK Uji UU Pemilu

Kartunis Swedia yang Menggambar Nabi Muhammad Tewas Kecelakaan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Sederet Fakta Soal Banteng Vs Celeng di PDIP

Tak Ada Pengibaran Merah Putih di Piala Thomas, Legenda Bulutangkis Indonesia: Memalukan!

Tim Indonesia Tundukkan Regu China 3-0, 'Kemenangan untuk Seluruh Rakyat'

Resmi, Jakarta Tuan Rumah Balap Mobil Listrik Formula E 2022

Di Pedalaman Indonesia, Banyak Sekolah Muhammadiyah Berdiri Lebih Dulu Daripada Sekolah Pemerintah

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2