Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Korupsi Dana Jamas
Kejari Tahan Anggota DPRD Bojonegoro
Wednesday 26 Sep 2012 00:07:15
 

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro (Foto: Ist)
 
BOJONEGORO, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, akhirnya menahan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Nur Hadi, ke dalam Lembaga Permasyarakatan (lapas) Kelas IIa Bojonegoro, Selasa (25/09)

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro itu diduga ikut serta dalam perkara korupsi dana Jasmas 2010 senilai Rp127 miliar dengan tersangka Kepala Desa Sambong, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Munjiatun. Tersangka Munjiatun ditahan pihak Kejaksaan pada Senin (10/09) lalu.

Nur Hadi sebelumnya diperiksa dengan kapasitas sebagai saksi. Namun dari keterangan yang diberikan kemudian tim jaksa penyidik menetapkan status Saksi menjadi tersangka. Tersangka diperiksa selama setengah jam. "Setelah dilakukan perundingan, atas keterangan yang diberikan kita kemudian menetapkan saksi sebagai tersangka, dan langsung menahannya", kata Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Tugas Utoto, melalui Kasi Intelejen Kejari, Nusirwan Sahrul, Selasa (25/9).

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan penahanan yakni, tersangka diduga ikut serta, memberikan kesempatan untuk melakukan korupsi, dan membuat Laporan pertanggungjawaban (LPJ) palsu dalam pelaksanaan korupsi Jasmas untuk pembangunan, Kantor balai desa, Masjid Al Muttaqin, dan polindes desa setempat.

Kapasitas Anggota Dewan, sebagai pengusul tersangka diduga mengetahui aliran dana dan menghalangi proses hukum dengan membuat LPJ baru. "Tersangka berusaha membuat LPJ double, untuk menutupinya", ungkap Nusirwan didampingi Kasipidum, Wahyu.(gnr/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Korupsi Dana Jamas
 
  Kejari Tahan Anggota DPRD Bojonegoro
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2