Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Perempuan
Kekerasan tehadap Perempuan dan Anak Meningkat
Monday 14 Nov 2011 20:59:05
 

Ilustrasi (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jakarta Selatan menempati posisi kedua terbanyak di Jakarta. Untuk itu, Pemkot Jakarta Selatan dituntut segera memperbaiki kualitas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang berada di wilayah tersebut.

Dengan upaya itu, nantinya diharapkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditangani segera, sehingga kasusnya dapat menurun. "Jakarta Selatan terbanyak untuk kasus kekerasan pada perempuan dan anak pada pada 2010 dengan jumlah 149 kasus," kata Wakil Ketua P2TP2A DKI Jakarta Renny Nurhadi dalam acara sarasehan di Jakarta Selatan, Senin (14/11).

Diungkapkan Renny, data yang ditangani P2TP2A di Jakarta selama 2010, tercatat sebanyak 935 kasus. Kasusnya banyak didominasi kekerasan fisik sebesar 73 persen, lalu pelecehan seksual sebesar 15 persen, perdagangan manusia sebesar 11 persen, dan lain-lain sebesar 1 persen. "Kasus kekerasan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ini yang harus kita cegah bersama," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Selatan, Anas Effendi mengatakan, pihaknya segera memperbaiki kualitas P2TP2A yang ada di Jakarta Selatan. Unit terkait akan diupayakan untuk lebih aktif lagi memberikan penyuluhan maupun konseling.

“ Hal ini untuk mencegah terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sedangkan untuk korban, kami berjanji akan membantu memberikan perlindungan dan pemenuhan sepenuhnya,” tandas dia.(bjc/irw)



 
   Berita Terkait > Perempuan
 
  Susi Pudjiastuti dan Sejumlah Tokoh Perempuan Kritik Keras Pernyataan Mahfud
  Cerita Penari Perempuan 106 Tahun Menolak Disebut 'Tua', Masih Rajin Tulis Buku dan Bikin Film, Apa Rahasianya?
  Kelompok Kerja Desa Damai, Wahid Foundation Gelar Training Akses Perempuan terhadap Keadilan
  Sulli: Perempuan yang Berani Memberontak terhadap Dunia K-pop
  Bukan Sekedar Slogan, Kesetaraan Gender Harus Diwujudkan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2