Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilkada
Kemenangan QQ Ridwan Kamil dan Pengangkatan M Iriawan Diduga Ada Kaitannya
2018-06-30 17:56:57
 

Ferry Juliantono (kedua kiri), Waketum Gerindra saat acara Polemik Talkshow akhir pekan terhangat dengan tema 'Pilkada, Kotak Kosong & Pilpres' di Jakarta Pusat, Sabtu (30/6).(Foto: BH /bar)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono menungkapkan kemenangan Pasangan Ridwan Kamil dalam quick count (QQ) beberapa Lembaga survey pada Pilkada serentak 2018 di Jawa Barat lalu, diduga ada kaitannya dengan pengangkatan Komjen Pol M Iriawan sebagai penanggung jawab (Pj) Gubernur Jawa Barat.

Ferry Juliantono mengatakan hal tersebut, tak terlepas dari pernyataan sebelum Pilkada serentak 2018 yang menyebutkan Ridwan Kamil akan mendukung Jokowi dalam Pemilihan Presiden 2019.

"Di Jawa Barat saya mau sampaikan bahwa, penempatan Pak Komjen M Iriawan menjadi pejabat gubernur Jawa Barat, apa itu bukan bentuk intervensi dari Istana untuk kemudian mempengaruhi (hasil pilkada)?" kata Ferry, pada acara diskusi Polemik di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat dengan tema 'Pilkada, Kotak Kosong & Pilpres' pada, Sabtu (30/6).

Dia mengatakan, diangkatnya Komjen Pol M Iriawan sebagai Pejabat Gubernur Jawa Barat, diduga kuat merupakan sebuah intervensi pemaksaan.

"Bukan saya berprasangka buruk, tapi ini sebuah intervensi pemaksaan semua orang yang memang ada kaitannya dengan itu," ujarnya.

Sebelumnya, pengangkatan Komjen M Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar menuai pro dan kontra. Sebagaimana Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menganggap pemerintah menipu rakyat karena wacana Iriawan jadi Pj Gubernur sempat dikaji ulang.

"Dulu dinyatakan batal oleh Menko Polhukam, sekarang mau dilantik. Ini jelas kebohongan publik. Pemerintah menipu rakyat. Pilkada Jabar ternoda," kata Fadli Zon lewat Twitter, Senin (18/6) lalu.(bh/bar)



 
   Berita Terkait > Pilkada
 
  Pramono Anung-Rano Karno Menangi Pilkada Jakarta 2024
  Tanggapi Pernyataan Jokowi, Mahfud: Enggak Biasa...
  Peneliti: 57 Calon Dinasti Politik Menang Pilkada 2020
  Komisi II Apresiasi Tingginya Partisipasi Pemilih Kepri pada Pilkada Serentak 2020
  Calon Tunggal Pilkada Kutai Kartanegara Hadapi Gugatan di MK, Warga Harapkan Keadilan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo Menanf di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan dalam kasus ijazah Jokowi tidak sah

Roy Suryo Menanf di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan dalam kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2