Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai Demokrat
Kena Kritik SBY, Ruhut Sitompul: Berhenti Minta Anas Untuk Mundur
Monday 18 Feb 2013 09:00:11
 

Ruhut Sitompul saat di acara Rapimnas, Minggu (17/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam pidato arahan di kongres Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menyinggung soal komentar pengamat yang menghadapkan SBY sebagai Dewan Pembina dan Anas Ketua Umum.

Ruhut Sitompul yang selalu getol mencecar dan meminta Anas Mundur, selepas kongres terlihat lebih santun, dan menghindari mengeluarkan statement yang menohok Anas sebagai Ketua Umum.

Kepada wartawan yang mencegatnya, Minggu (17/2) di Sahid Hotel Jalan Sudirman Jakarta Pusat, Ruhut menjawab dengan diplomatis, dan santai. Menurutnya, Rapimnas sudah berjalan dengan baik, dan kami bangga mendengar arahan dari pendiri Partai Demokrat, dan siap melaksanakan pertemuan lanjutan.

Ditanya seputar tanggapan dari pidato arahan SBY, dan point yang telah disampaikan oleh ketua Majelis Tinggi SBY, Ruhut berkomentar, bicara Majelis Tinggi, SBY sebagai ketua dan pelaksana partai, ada wakil Mas Anas, ada 5 DPP, Dewan Kehormatan, dan termasuk Dir Eksekutuf Pak Toto, serta 3 Dewan Pembina dan satu Pak Amir Syamsudin. Jadi Majelis tinggi memimpin langkah-langkah penyelamatan.

Dalam Rapimnas ini, bapak SBY sangat mematuhi hukum, yaitu Konstitusi kami, kalau bicara Kongres Luar Biasa (KLB) tidak ada.

"Kan sudah saya bilang dari awal, bahwa bung Anas pun pidatonya baik. dan tidak terjadi apa-apa," ujar Ruhut.

Pesan bapak SBY, bagi kami semua kader-kader Partai Demokrat, "kami harus turun ke bawah kemasyarakat, ini Partai politik kita harus dapat merebut hati rakyat. Kerja dan kerja lah!," pungkas Ruhut.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Partai Demokrat
 
  Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
  Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
  Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
  Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
  Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2