Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    

LPSK Beri Perlindungan Pelapor Kasus Pencurian Pulsa
Tuesday 22 Nov 2011 23:51:38
 

Unjuk rasa menuntut pengusutan kasus pencurian pulsa dan dikembalikan pulsa yang telah dicuri (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan perlindungan hukum terhadap pelapor kasus pencurian pulsa, Hendry Kurniawan. Namun, saksi pelapor ini tidak memberikan perlindungan fisik, karena tidak mendapat ancaman hingga mengalami luka cukup signifikan.

Hal ini diungkapkan Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai kepada wartawan di gedung LPSK, Jakarta, Selasa (22/11). Menurut dia, pemberian bentuk perlindungan itu, karena pasca penganiayaan terhadap Hendry itu, frekuensi ancaman terhadap yang bersangkutan semakin berkurang.

LPSK juga mempertimbangkan, lanjut Semendawai, kalo Hendry ditempatkan di rumah aman, dikhawatirkan akan mengganggu pekerjaannya. “Hasil rapat paripurna memutuskan Hendry tidak diberi perlindungan fisik masuk safe house (rumah aman-red). Perlindungan fisik itu mahal, kami harus selektif memberikannya,” imbuhnya.

Selain memberikan perlindungan hukum bagi Hendry, LPSK juga memberikan perlindungan berupa pemenuhan hak. Perlindungan itu berupa bantuan psikologi untuk memilihkan trauma akibat penganiayaan yang dilakukan sejumlah orang tak dikenal. “LPSK memberikan bantuan hak, saat pemeriksaan nanti LPSK akan mendampingi, juga pemulihan trauma, dan psikologi,” jelas Semendawai.

Seperti diketahui, Hendry usai melapor pencurian pulsa ke Polda Metro Jaya, dicegak beberapa orang tak dikenal pada awal November lalu. Selain diancam akan dibunuh, pelaku juga sempat menganiaya Hendry dengan mendang kaki hingga tulangnya retak.

Selain meminta perlindungan LPSK, Hendry bersama bersama pengacaranya, David Tobing juga melaporkan ancaman itu kepada Polda Metro Jaya. Sebelumnya, LPSK sudah memberikan perlindungan hukum kepada pada saksi pelapor penyedotan pulsa atas nama M Feri Kuntoro.(dbs/irw)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2