Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilpres
La Nyalla Sesumbar Potong Leher, Arief Poyuono: Begini Orang yang Suka Taruhan
2018-12-13 17:50:04
 

Arief Poyuono, Juru Bicara BPN Capres Cawapres nomer urut 02 Prabowo-Sandiaga.(Foto: BH /mnd)
 
JAKARTA, BeritaHUKUM - Terkait pernyataan La Nyalla mantan politisi Gerindra yang kini pindah menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari Dapil Jawa Timur, La Nyalla mendukung pasangan Jokowi- Maruf tersebut sesumbar bahwasanya kalau Joko Widodo - Maruf Amin Capres Nomer Urut 01 kalah di Madura akan memberikan lehernya, Waketum Gerindra Arief Poyuono angkat bicara seraya memberikan tanggapan bahwa dirinya mempertanyakan.

"Ha ha ha aku ketawa aja dah.., begini orang yang suka taruhan kayak La Nyalla yang mau taruh leher siap dipotong kalau Prabowo menang di Madura, ke-agamaan dan keimanannya La Nyalla terhadap agamanya perlu kita pertanyakan," ujar Poyuono, Kamis (13/12).

Kemudian, lanjut Poyuono memberikan alasan bahwasanya dikarenakan dalam agama apapun tidak boleh bertaruh dan mempertaruhkan sesuatu untuk sebuah pertandingan, seperti misalnya Pilpres Indonesia di 2019 mendatang.

Ditambahkan, apalagi taruhan potong leher segala yang bisa menghilangkan nyawa, itu sama saja menghina Allah.

"Sebab nyawa dan hidup mati kita itu Allah yang tentukan, bukan manusia semua jenis," ujarnya.

"Nah untuk gantinya begitu Joko Widodo tumbang di Pilpres 2019 khususnya di Madura, nanti gantinya leher La Nyalla kita ganti potong leher Bebek aja ya," timpal Poyuono.

"Dan kita minta warga madura buat makan khas madura yang paling terkenal dan paling enak rasanya yaitu nasi bebek madura," ungkapnya.

"Dan setelah itu kita akan meminta masyarakat dan Kyai serta Ulama Madura untuk bersholawat sambil mengucap syukur pada Allah," pungkas Arief Poyuono yang juga sebagai Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres Cawapres nomer urut 02 Prabowo-Sandiaga.(bh/mnd)



 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
  Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
  Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
  Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
  Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2