Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
PDIP
Megawati: Permasalahan Buruh Harus diselesaikan Dialog Tripatrit
Monday 21 Oct 2013 15:28:58
 

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dan Rieke Diah Pitaloka Anggota DPR RI.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai permasalahan buruh saat ini harus diselesaikan melalui dialog tripatrit yang efektif, yaitu antara buruh, pemerintah, dan pengusaha. Hal ini disampaikan sesaat sebelum mengujungi ribuan buruh PT KMK Global Sports di Cikupa Tangerang.

Menurut mantan Presiden RI ke lima ini, "usaha yang ingin didiskusikan dengan dialog harus tripartit, namun dilakukan secara efektif," ujar Megawati yang dikenal punya komitmen untuk membela wong cilik di kediamannya, di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (21/10).

Menurut Megawati, tenaga kerja di sektor industri harus dilindungi oleh kedua belah pihak, yaitu pengusaha dan Pemerintah harus saling bersinergi.

Bu Mega menilai asosiasi pengusaha dan serikat-serikat buruh harus bisa mengonsolidasikan diri demi selesainya permasalahan perburuhan.

"Buruh juga harus melihat kondisi perusahaan, jangan sampai tuntutannya terpenuhi, namun perusahaan itu bangkrut. Hal-hal seperti itu yang harus diupayakan (jalan keluar)," ujarnya didamping Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan Rieke Diah Pitaloka Anggota Komisi IX DPR RI dari fraksi DPIP.

Megawati mencontohkan di PT KMK Global Sport, dialog tripatrit bisa dilakukan dengan baik, sehingga masalah dapat diperbaiki dan perusahaan bergerak positif.

Langkah tersebut menurut dia dilakukan pada masa pemerintahannya (2001-2004) dengan upaya dari Menteri Perindustrian dan Pedagangan Rini Soemarno. Rini menurut dia dengan cekatan melakukan tindakan pencegahan dengan pertemuan tripartit.

Hal itu terutama bagaimana perusahaan memperlakukan pekerja, kebersamaan antara pemimpin dan pekerja serta perusahaan "ramah manusia" sebelumnya saat menjabat sebagai Presiden Indonesia sembilan tahun lalu Megawati telah mengunjugi PT KMK Global Sports dan ini kali kedua kujungan Megawati ke PT KMK dengan jumlah total buruhnya saat ini 13.000 pekerja lebih.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > PDIP
 
  Perbandingan oposisi era SBY vs Jokowi vs Prabowo, saat ini PDIP tegaskan sebagai partai penyeimbang
  Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
  PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
  Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
  Pengamat: Megawati Tak Gentar, Anggap Kasus Hasto Kristiyanto Cuma Angin Sepoi-sepoi, Bukan Badai
 
ads1

  Berita Utama
Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2