Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
PNS
Permainkan Warga, Wagub DKI Ancam Copot Oknum PNS
Monday 28 Jan 2013 23:04:48
 

Ilustrasi, Pegawai Negeri Sipil (PNS).(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Penolakan warga korban banjir Jakarta Utara untuk dipindahkan ke rumah susun (rusun) disinyalir karena informasi negatif dari oknum PNS. Kondisi ini membuat marah Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama. Bahkan, ia mengancam mencopot oknum PNS dari posisinya jika terbukti menyebarkan informasi sesat tersebut.

"Di lapangan itu ternyata ada oknum-oknum yang persulit. Dibilang tidak ada air dan listrik, ya warga kan kecewa,” ungkap Basuki, Senin (28/1).

Untuk mengatasi ini, lanjut Basuki, dirinya akan bertindak tegas terhadap oknum PNS yang kedapatan menghambat proses relokasi yang sedang dijalani. Gubernur DKI Joko Widodo, juga mendukung langkah tegasnya itu dan sudah memerintahkan untuk mencopot oknum yang terlibat. “Kami mungkin akan ganti. Hari ini Pak Gubernur sudah perintahkan untuk dicopot,” ucapnya.

Basuki menambahkan, padahal saat ini setelah pemprov mau memberikan fasilitas seperti transportasi air dari Marunda-Muara Baru, dan transportasi bus banyak warga yang justru sangat antusias dengan tawaran tersebut. “Makanya dibiarkan 2 tahun, alasannya kepada kami tidak laku. Kita buka laut, kasih bus, siapa yang tidak mau berebut? Sampai kurang unit sekarang,” terangnya, seperti yang dikutip dari beritajakarta.com, pada Senin (28/1).

Mengenai penyediaan unit rusun yang dilengkapi dengan fasilitas meubel dan lain sebagainya diakui Basuki memang masih sangat terbatas. “Soal isi kan bertahap, yang mau duluan sebatas yang kita dapat. Kita sudah dapati 200 unit yang diisi full furnished,” tandasnya.(brj/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > PNS
 
  Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
  Mardani: Cegah Kepala Daerah Intervensi, Perketat Sistem Seleksi dan Promosi ASN
  THR PNS Tidak Penuh, DPR Desak Pemerintah Keluarkan Kebijakan Adil
  Koordinator TPDI, Petrus Salestinus: SKB 3 Menteri Langgar Hukum dan HAM Para Aparatur Sipil Negara
  16 ASN Kaur Dipecat, Sementara Tersangka OTT BKDPSDM Lolos dari Pemecatan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2