Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Pemalsuan
Polisi Menangkap Mafia Tanah, Oknum Camat, Kades dan Sekdes Memalsukan AJB
2018-09-05 20:32:50
 

Tampak Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Senin (5/9).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit 2 Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap mafia tanah oknum kecamatan, pejabat desa yang memalsukan AJB dan dokumen di Desa Segaramakmur, Kecamatan Tarumajaya, Bekasi.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary mengatakan oknum yang ditangkap HS, A, AS, H, B, S dan SH semuanya dijadikan tersangka atas jual-beli tanah.

"Diantara para tersangka ini terdapat seorang Camat dan Kepala Desa," ujar Ade di Polda Metro Jaya, Senin (5/9).

Menurut Wadir, obyek tanah yang terletak di Desa Segaramakmur, kec. Tarumajaya, Kab. Bekasi itu bisa terjual padahal fisiknya justru dikuasai oleh pelapor.

"Para pelaku mememperjual-belikan ribuan meter tanah, padahal sedang ditempati oleh pemiliknya," imbuh Ade.

Dari hasil pemeriksaan para pelaku memiliki peran berbeda untuk meyakinkan pembeli.

Oknum Camat, Kades dan Sekdes diduga secara bersama memalsukan sebanyak 163 buku Akte Jual-Beli (AJB).

"Semua akte jual beli ditandatangani oknum camat pertanggal 31 Desember 2011," paparnya.

Pengakuan mantan Kades, mereka mendapat Rp 10 juta untuk satu surat akte tanah. "Uang tersebut dibagi ramai-ramai," sebutnya.

Penyidik menjerat mafia tanah oknum pegawai Pemerintah dengan pasal 263, 264, 266 jo Pasal 55 KUHP dengan pidana penjara 6 tahun.(bh/as)



 
   Berita Terkait > Pemalsuan
 
  Terbukti Bersalah, Hakim PN Samarinda Vonis Terdakwa Rahol 1, 6 Tahun Penjara
  Direktur Ko Diduga Palsukan Surat Dilaporkan Komisaris ke Polisi, Perkaranya Tahap Penyidikan
  Diungkap! Proses Penahanan Tersangka Pemalsuan Dokumen IUP PT Bintangdelapan
  Tak Hanya Diduga Lalai SOP, Oknum Bank Pemerintah Juga Disebut Terbukti Palsukan Resi Jasa Pengiriman
  Polri Tangkap Produsen Oli Kemasan Palsu Beromset Miliaran Rupiah per Bulan di Jawa Timur
 
ads1

  Berita Utama
Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2