Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Islam
Puluhan Ribu Umat Islam Apel Siaga Umat Ke KPU, Kawal Pemilu Damai, Jurdil
2019-03-02 16:12:46
 

Tampak suasana saat acara Apel Siaga Umat di dekan kantor KPU Pusat, di Jakarta.(Foto: BH /mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ustadz Al Khattath, Ketua Forum Umat Islam (FUI) mengungkapkan dan menghimbau agar semua umat Islam dan lapisan masyarakat untuk memutihkan Bunderan HI menuju ke Kantor Pusat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia yang berlokasi di bilangan Menteng, tepatnya Jalan Imam Bonjol pada Jumat (1/3) pasca ibadah sholat berjamaah di masjid Cut Meutia, dan Masjid Sunda Kelapa. Jakarta.

Nampak dari pantauan pewarta BeritaHUKUM.com, turut hadir Ustad Sambo, Egi Sudjana, Amien Rais, Al Khattath, yang didampingi oleh puluhan ribu massa yang tergabung dalam berbagai elemen komunitas seperti DKM, LSM, Ormas, FCM yang memutihkan bunderan HI dan bergerak menuju ke arah gedung kantor KPU Pusat di Jakarta.

Koordinator Lapangan, Ir. HM Saleh Khalid, MM dari Forum Caleg Muslim menyampaikan berkumpulnya umat Islam ini bermaksud untuk menggelar acara Apel Siaga Umat sesuai dengan hasil diskusi bersama sebelumnya dan perngurus FCM bersama MUI di Jakarta.

KH Abdul Saleh Khalid Syafii menghimbau pada KPU dan para umat yang berkesempatan hadir memenuhi memadati pelataran bentangan ruas jalan Imam Bonjol agar Pemilu diselenggarakan secara Jujur dan Adil (Jurdil) dan damai.

"Mari bersama sama ber-Ikrar dan meminta KPU menyelenggarakan Pemilu secara Jurdil dan tanpa kecurangan," ujar Kholid, Jumat (2/3).

Kehadiran para umat selain mengutarakan ikrar serta long march dari Bunderan HI ke KPU pusat, mereka nampak juga membentangkan spanduk kain putih yang dibubuhi puluhan ribu tandatangan sepanjang 500 meter.

"Puji Syukur kehadirat Allah SWT, dalam rangka Apel 'Siaga Umat ' berharap supaya Pemilu jujur, adil, tanpa ada hambatan apa apa kedepannya," kata Koordinator Aksi, Ustadz Shalahuddin di lokasi menyuarakan menggunakan pengeras suara toak di atas mobil Komando.

'Kami tidak ingin pemilu yang berlangsung kotor, kami ingin agar pemilu yang sukses, jujur, adil dan bersih. KPU diharapkan sebagai wasit dan hakim garis tidak diperkenankan untuk berpihak pada paslon manapun juga," tegasnya.

"Semoga agar kinerja para wakil rakyat dan pimpinan lebih baik dari yang sebelumnya, Dan untuk mengawal ini kita tidak meminta bantuan dana dan sumbangan dari siapapun juga. Ini dengan keridhoan dan ketulusan hati. Kalau perlu menabung tiap hari 10 ribu rupiah, lalu tolak 'money politik'. kalau perlu nanti laporkan ke aparat berwajib Polisi kalau ada yang money politik di lapangan," himbau Al Khatattah yang juga berkesempatan menyampaikan orasinya, sebelum Ikrar diucapkan bersama para umat Islam yang tergabung menggelar apel 'Siaga Umat' pada Jumat (1/3) itu di depan kantor KPU Pusat.(bh/mnd)



 
   Berita Terkait > Islam
 
  Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Pembiayaan 'Etalase Dunia' Masjid Raya Bandung
  Sejarah Kuil Rama di Ayodhya Dibangun Setelah Umat Hindu Merobohkan Masjid Berusia 500 Tahun
  Forum Umat Islam Bersatu Laporkan Zulkifli Hasan ke Bareskrim Polri
  Pembakaran Al Quran di Swedia, Legislator Ingatkan: Ini Bisa Melukai Hati Umat Islam Sedunia
  LDII Sebut Muhammadiyah Kakak Tertua
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2