Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    

Sejumlah Elite Demokrat Larang Nazaruddin Pulang
Friday 09 Sep 2011 22:25:19
 

M Nazaruddin usai memberikan keterangan kepada Komite Etik KPK pada Kamis (8/9) kemarin (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Koordinator kuasa hukum M Nazaruddin, OC Kaligis mengungkapkan, kliennya pergi ke Singapura memang untuk alasan berobat. Namun, saat akan kembali ke Tanah Air langsung dilarang sejumlah elite Partai Demokrat.

"Ada delapan orang itu juga yang berperan aktif dalam keberhasilan Nazaruddin melarikan diri. Delapan kader partai Demokrat itu telah disebutkan Nazar kepada saya," ujar Kaligis saat dihubungi, Jumat (9/9).

Namun, saat didesak siapa delapan kader yang dimaksudkan itu, Kaligis enggan mengungkap identitas mereka. Diirnya hanya akan membeberkan nama-nama tersebut, bila sudah mendapat persetujuan dari bekas Bendahara Umum Partai Demokrat itu. "Kalau sudah ada izin, pasti nanti saya kasih tahu. Ini menyangkut Partai Demokrat," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nazaruddin mengungkapkan ada pihak-pihak yang telah menyekenariokan dirinya untuk tidak kembali ke Tanah Air. Ia pun bersama sejumlah orang dekatnya kabur melanglang buana. Pelarian Nazaruddin terhenti di Cartagena, Kolombia pada awal Aguustus lalu.

Hal ini sempat dibenarkan Ketua Komite Etik KPK Abdullah Hehamahua. Nazaruddin mengakui hal itu dalam pemeriksaan komite. "Dia mau pulang, tapi karena dilarang, dia kabur hingga akhirnya tertangkap di Kolombia,” jelas Abdullah.(tnc/bie)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional

• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2