Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Pangan
Sidak ke Pasar Palmerah, Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana: Kami Akan Tindak Tegas Penimbun Bahan Pokok
2020-03-20 16:11:05
 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama jajarannya dan dinas terkait serta stakeholder saat memberikan keterangan kepada media soal ketersediaan bahan pokok.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana bersama jajarannya memantau kondisi ketersediaan sejumlah bahan pokok di Pasar Palmerah Jakarta Pusat, Jum'at (20/3).

Turut mendampingi Kapolda Metro Jaya diantaranya, Dirreskrimsus PMJ Kombes Pol Iwan Kurniawan, Dirresnarkoba PMJ Kombes Pol Herry Heryawan, Kabag Humas PMJ Kombes Pol Yusri Yunus dan sejumlah personel PMJ.

Dari pantauan pewarta BeritaHUKUM dilokasi, tampak Kapolda Metro Irjen Pol Nana Sudjana menyapa para pengunjung pasar dan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak dari beberapa instansi atau dinas terkait dan stakeholder guna memastikan ketersediaan dan kestabilan harga pangan ditengah situasi meningkatnya wabah virus corona di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Metro mengingatkan kepada warga masyarakat agar tidak melakukan 'panic buying', dalam situasi meningkatnya wabah covid-19. Ia pun mengajak agar para stakeholder untuk bersama-sama menjaga ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga sejumlah bahan pokok.

"Memang ada kenaikan harga gula dari biasanya Rp12 ribu menjadi Rp16-18 ribu per kg. Tapi kita akan selidiki dulu penyebabnya," kata Kapolda.

Jika memang stok gula atau bahan kebutuhan pokok lainnya perlu ditambah, lanjut Kapolda, para pemangku kepentingan akan mengupayakan penambahan suplainya.

"Tetapi, jika ternyata ada penimbunan, maka pelakunya akan berhadapan dengan hukum. Kami akan menindak tegas pelakunya," lugasnya.

Sejauh ini, terang Kapolda, para pemangku kepentingan pangan di Ibukota menyatakan persediaan bahan pokok di Ibukota masih cukup untuk memenuhi seluruh warga Ibukota selama tiga bulan ke depan.

"Jadi, kepada para pedagang, pasokan bahan pokok untuk ke pasar-pasar sudah cukup. Jadi, tidak perlu ditimbun," tandas Nana.(bh/amp)



 
   Berita Terkait > Pangan
 
  Harga Pangan Belum Stabil, Andi Akmal Pasluddin Tegaskan Pemerintah Segera Kerja Optimal
  Dua Kali Mangkir Rapat Gabungan, Andi Akmal: DPR Akan Panggil Paksa Mendag
  Komisi VI Minta Kemendag Perbaiki Tata Niaga Pangan
  Harga Kedelai Naik Tajam, Tahu dan Tempe Menghilang di Pasar Selama 3 Hari
  Elly Rachmat Yasin Desak Pemerintah Kendalikan Harga Kedelai
 
ads1

  Berita Utama
KPK Tetapkan Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan 9 Orang sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Perkara di MA

Heboh Video! Antrian Panjang di SPBU Kota Manna Bengkulu Selatan, BBM Langka?

Tarif Ojol Naik, Wakil Ketua MPR: Pemerintah Tidak Memahami Kesulitan Hidup Rakyat

Pemerintah Umumkan Harga BBM Pertalite Naik dari Rp 7.650 Menjadi Rp 10.000

 

ads2

  Berita Terkini
 
Tindakan Represif Personel TNI terhadap Suporter di Stadion Kanjuruhan Malang Bakal Diproses Pidana

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Dicopot dari Jabatannya

Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan: 125 Penonton dan 2 Anggota Polisi

Anggota DPR Dorong Pelaksanaan Pemilu 2024 yang Jujur dan Adil

Ketua KPK Firli Dituduh Jegal Anies, Pengamat: Berlebihan dan Tidak Berdasar!

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2