Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Pemilu 2014
Soal Tuduhan Pemilu Curang, SBY: KPU Independen, Tidak Di bawah Presiden
Tuesday 08 Apr 2014 01:12:05
 

Isu Terkini :
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait dengan tuduhan beberapa pihak yang menyebut bahwa Pemilu 2014 akan curang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai sikap seperti itu kurang baik. “Belum-belum kok sudah mengatakan Pemilu bakal curang, dari mana?” kata SBY dengan nada bertanya dalam program “Isu Terkini”, yang ditayangkan melalui kanal Youtube, Sabtu (5/4).

Presiden menilai, banyak orang yang memiliki mindset tidak tepat. Ia mengingatkan, Pemilu sekarang ini diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang independen, tidak di bawah Presiden, tidak di bawah bayang-bayang pemerintah.

Selain itu, lanjut SBY, sistem penyelenggaraan Pemilu juga jelas, Undang-Undangnya jelas, yang membikin aturan KPU itu semua partai politik yang ada di DPR bersama pemerintah.

Adapun pengawasan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), proses perhitungan sampai dengan pengumuman hasil Pemilu, jelas SBY, semua diatur dalam sistem yang gamblang, dan bisa diikuti setiap saat.
Lantas kalau dianggap jangan-jangan pemerintahannya dianggap curang, SBY menegaskan, ia tidak punya niat sedikitpun untuk melakukan kecurangan. “Itu yang terjadi pada 2004, 2009, maupun 2014 ini,” tegasnya.

Presiden SBY mempertanyakan, kalau ada yang mau curang, curang bagaimana? “Di kabinet ini, para menteri mewakili sebagian besar partai politik yang punya kepentingan masing-masing. Pun di daerah, Gubernur, Bupati dan Walikota semua partai politik ada. Bagaimana curangnya? Untuk siapa?” ucapnya setengah bertanya.

Presiden meminta agar hati-hati untuk main tuduh pasti curang, pasti curang, pasti curang. Meskipun demikian, Presiden SBY mengingatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), masyarakat luas, dan pers semua agar melihat secara jujur, adil, dan terbuka, apakah akan ada kecurangan pemilu nanti. “Lebih baik begitu, daripada belum-belum sudah mengatakan curang, curang, curang,” tutur SBY.

Kalau toh ada yang melakukan sesuatu, Presiden menegaskan, negara punya tugas untuk menjamin pemilu ini aman, tertib, dan damai.

“Saya sudah sampaikan kepada pihak kepolisian, jaga, jaga betul sebelum, pada saat, dan sesudah penghitungan suara. Untuk rakyat kita, untuk sejarah kita, dan nama baik di mata dunia,” tegas Presiden SBY.

Presiden mengajak kepada semua pihak, ayo jangan curang, fair-fair, awasi apakah ada kecurangan. Kalau kita yakin, pemilu berjalan dengan fair, kata SBY, maka apapun hasilnya seperti apapun harus kita terima. “Itulah demokrasi,” tukas SBY. (skb/ES/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Pemilu 2014
 
  Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
  3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
  Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
  NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
  Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2