Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai Gerindra
Usai Koalisi, PDIP - Gerindra Dirundung Ketegangan
Tuesday 25 Sep 2012 20:28:46
 

Taufiq Kiemas (Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Usai memenangkan calon gubernur terpilih, Joko Widodo, PDIP dan Gerindra memasuki suasan di ambang ketegangan. Pasalnya, setelah kemenangan Jokowi, Taufiq Kiemas menilai bahwa kemenangan Jokowi justru menguntungkan partai berlambang Kepala Garuda itu, Gerindra.

Berdasarkan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), figur dari partai rekanan PDIP dalam memenangkan Jokowi, yakni Prabowo. Selain itu, Prabowo justru diuntungkan citranya di masyarakat, sebab pandangan - pandangan buruknya selama ini akan terabaikan. Menanggapi itu, Taufiq Kiemas menuturkan sesalnya. "Saya rasa kapok juga. Kami tidak mau jadi anak kecil”, papar Taufiq di Senayan, Jakarta, Senin (24/09).

Sementara itu, Gerindra menanggapi dingin pernyataan tersebut demi menjaga keharmonisan kedua partai. Bahkan, menurut Gerindra, Gerindra memiliki kesamaan visi dan misi dengan PDIP.

“Gerindra tetap menghormati PDIP sebagai partai yang memiliki visi yang sama dalam melihat persoalan bangsa ini kedepan", papar Martin Hutabarat, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, di Jakarta, Selasa (25/09).(bhc/frd)



 
   Berita Terkait > Partai Gerindra
 
  Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur
  Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
  Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra dan Tak Incar Posisi
  Menang Gugatan Pengadilan, Mulan Jameela dkk Siap Menatap Senayan
  Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2