Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Sampah
Volume Sampah Saat Lebaran di DKI Jakarta Capai 2.195 Ton
2020-05-27 06:29:36
 

Ilustrasi. Gunung sampah TPST Bantar Gebang.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Volume sampah saat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah DKI Jakarta mencapai 2.195 ton. Sampah-sampah tersebut diangkut dengan 432 rit truk sampah menuju Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, pada H-1 Lebaran, total sampah mencapai 6.995 ton dengan 1.299 rit truk sampah. Sementara, untuk H+1 mencapai 2.917 ton dengan 624 rit truk sampah.

"Berdasarkan pengalaman empiris pada tahun-tahun sebelumnya, tonase sampah menurun saat pra dan pasca Lebaran," ujarnya, Selasa (26/5).

Andono menjelaskan, berdasarkan data tahun 2019, tonase sampah mencapai 7.145 ton dengan 1.321 rit truk sampah pada saat H-1 Lebaran. Kemudian, menurun drastis pada hari H Lebaran sebanyak 1.959 ton dengan jumlah 376 rit untuk pengangkutan

"Tahun ini terjadi sedikit perubahan pola karena ada larangan melakukan mudik. Sehingga, warga di Ibukota relatif tidak berkurang, demikian juga sampah yang dihasilkan," terangnya.

Andono memperkirakan sampah akan kembali normal pada Rabu (27/5) atau H+3. Sebab, akumulasi tumpukan-tumpukan sampah yang sempat tertinggal di tempat sampah masing-masing rumah warga mulai dikirim ke tempat penampungan sementara (TPS).

"Kami sudah melakukan antisipasi kemungkinan peningkatan tonase tersebut dengan menyiapkan pola dan strategi operasi," ucapnya.

Menurutnya, TPST Bantar Gebang tetap beroperasi 24 jam selama libur Idul Fitri 1441 Hijriah. Sebanyak 300 personel ditugaskan piket di tempat pengelolaan sampah tersebut.

"Untuk per hari ini dwelling time atau waktu rata-rata truk sampah mengantre, menimbang, dan menurunkan sampah sampah di sana hanya 2 jam 15 menit. Ini salah satu indikator pengelolaan TPST Bantar Gebang tetap normal," tegasnya.

Ia menambahkan, para sopir truk sampah juga diinstruksikan untuk mengosongkan TPS di seluruh wilayah Jakarta sebelum Lebaran.

"Pengosongan ini dilakukan agar TPS dapat menampung sampah dengan kapasitas maksimal pada saat libur hari H dan H+1 Lebaran," tandasnya.



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Lebih Baik Kemenag Tidak Menolak Penambahan 10,000 Kuota Haji Indonesia Oleh Pemerintah Saudi

Antisipasi Laporan Bank Dunia, Pemerintah Harus Hati-Hati Tentukan Kebijakan Fiskal dan Moneter

Tiga Kampus Muhammadiyah Ini Masuk Jajaran 10 Universitas Islam Terbaik Dunia Versi Uni Rank 2021

Sinyal Prabowo untuk Siapa, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Atau Rizal Ramli?

 

ads2

  Berita Terkini
 
Dipilih Ribuan Warganet, Firli Tak Mau Terganggu Isu Capres

Netty Aher Minta Kebijakan Pembelian Kebutuhan Dasar Pakai Aplikasi Dievaluasi

Ketua DPR Dicurhati Nelayan di Cirebon: Sulitnya Solar, Asuransi, hingga Pembangunan 'Jetty'

Legislator Sebut UU Hukum Acara Perdata Mendesak Direvisi

Penerbitan Perppu Akan Lebih Cepat Dibanding Revisi UU Pemilu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2