Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
UNESCO
Wamenlu Terima Sertifikat UNESCO
Tuesday 25 Sep 2012 16:38:02
 

Penerimaan Sertifikat UNESCO (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Cultural Landscape of Bali Province: the Subak System as a Manifestation of the Tri Hita Karana Philosophy atau Lanskap Budaya Provinsi Bali telah ditetapkan masuk ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada Sidang ke - 36 Komite Warisan Dunia, yang dilaksanakan tanggal 24 Juni - 6 Juli 2012, di St. Petersburg, Russia.

Pengakuan atas Lanskap Budaya Provinsi Bali sebagai warisan dunia tidak lain karena situs tersebut dianggap memiliki nilai universal yang luar biasa. Sistem Subak Bali, sebagai cerminan filosofi Tri Hita Karana, menekankan keserasian hubungan dalam kehidupan manusia, yakni hubungan dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan alam sekitar, dan hubungan manusia dengan Tuhan.

Selain itu, UNESCO juga telah memasukan Taman Nasional Wakatobi ke dalam Jaringan Cagar Biosfer Dunia (World Network of Biosphere Reserves). Taman Nasional Wakatobi ditetapkan sebagai salah satu cagar biosfer dunia pada Sidang ke - 24 Inter-coordinating Council Man and the Biosphere, tanggal 9 - 13 Juli 2012, di Paris, Prancis. Program Man and the Biosphere UNESCO memadukan dimensi ekologis, sosial dan ekonomi dari keanekaragaman hayati.

Kawasan Wakatobi yang memiliki luas sekitar 1,39 juta hektar dan terdiri dari empat pulau utama, yakni Wangi - wangi, Kaledupa, Tomia, dan Bingongko, memiliki sekitar 590 jenis ikan dan 396 jenis karang dan sangat penting bagi perlindungan ekosistem laut.

Pengakuan kedua situs budaya dan alam Indonesia tersebut oleh UNESCO tidak terlepas dari kerja keras berbagai pihak, termasuk Perwakilan Tetap RI di UNESCO. Kedua sertifikat dari UNESCO tersebut diserahkan oleh Bpk Carmadi Machbub, Dubes/Dewatapri UNESCO, kepada Wamenlu pada hari Jumat, 21 September 2012.

Dalam kesempatan itu pula, Wamenlu mengucapkan selamat kepada Dewatapri UNESCO atas diakuinya Lanskap Budaya Provinsi Bali dan Taman Nasional Wakatobi dan menyampaikan harapan makin banyak situs budaya dan alam Indonesia dapat diakui UNESCO.(bhc/dsb/rat)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2