JAKARTA, Berita HUKUM - PT Pertamina (Persero) menjamin ketersediaan stok dan pasokan BBM dan elpiji di Jakarta dan sekitarnya aman, meski beberapa titik di wilayah ibu kota mengalami banjir.
“Hal yang perlu kami siasati memang hambatan jalan akibat banjir, sebab sasarannya mengarah ke kendaraan pengangkut BBM,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir, dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (19/1).
Tipsnya sederhana kata dia, yakni tidak melewati wilayah-wilayah dengan genangan air yang tinggi. Namun bukan berarti tak ada halangan, sehingga kami tetap perlu melakukan koordinasi dengan aparat sehingga memberikan prioritas kepada kendaraan pengangkut BBM apabila melewati kemacetan.
Sedangkan kondisi di sekitar daerah penjaga gerbang area gate-keeper Terminal BBM Plumpang, Jakarta Utara, lanjutnya, terdapat genangan air, akan tetapi kegiatan pendistribusian masih berjalan normal.
Hanya saja karena jalan di depan Terminal BBM masih tergenang air, maka perjalanan mobil tangki sedikit terhambat, akibat kepadatan kendaraan yang mengurangi kecepatannya saat melintasi genangan air.
Banjir di kawasan Kelapa Gading, lanjutnya, juga tidak mengganggu operasional stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah tersebut. Hingga saat ini tiga SPBU yang berada di Kelapa Gading tetap beroperasi, hanya saja tingkat konsumsi BBM juga menurun akibat mobilitas masyarakat yang sangat terbatas dengan banyaknya akses jalan yang tergenang air.
Di sisi pasokan elpiji, katanya, pihaknya terus memantau, hal ini agar bisa sampai ke masyarakat dengan baik. "Kami juga memfokuskan distribusi LPG karena sangat dibutuhkan masyarakat, dengan meningkatkan pasokan di SPBU dan modern outlet dan jika diperlukan akan dilakukan operasi pasar di sekitar lokasi banjir," ujarnya.(ipb/bhc/rby) |