Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Pemilu 2014
Tudingan BIN Tidak Netral, Justru Lemahkan Kerja Intelijen
Thursday 03 Apr 2014 19:08:21
 

Ilustrasi. Partai Politik RI Peserta Pemilu 2014.(Foto: Istimewa)
 
PALU, Berita HUKUM - Kepala Badan Intelijen Negara (KABINDA) Daerah Sulawesi Tengah Brigjen TNI M Thamrin Marzuki mengatakan, adanya tudingan terhadap institusi BIN yang membantu pemenangan partai politik tertentu pada pemilu merupakan isu sebagai upaya melemahkan kerja intelijen.

"Katanya intelijen bermain untuk memenangkan salah satu kandidat, tapi tidak bisa dibuktikan. Ini adalah upaya melemahkan badan intelijen," katanya dalam rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Pemilu 2014 di Palu, Kamis (3/4).

Thamrin menambahkan, setiap momentum pemilihan umum baik legislatif maupun kepala daerah, BIN selalu diisukan terlibat politik praktis.

Isu yang sama kata dia, juga pernah beredar terhadap pelaksanaan Pilkada di Sulawesi Tengah bahwa BIN ikut bermain di pusaran politik untuk memenangkan salah satu kepala daerah.

"Itu sampai di telinga saya. Tidak perlu saya sebutkan namanya dan daerahnya. Ini juga upaya melemahkan badan intelijen," katanya.

Thamrin menegaskan, bahwa BIN tidak berpolitik praktis. Hal ini jelas dalam undang-undang tentang BIN dan beberapa ditegaskan oleh Kepala BIN.

BIN, kata dia, juga wajib menyukseskan pemilu sehingga lembaga itu ikut berpartisipasi dalam memberikan pengawasan dan menerima laporan dari masyarakat.

"Kalau ada laporan kami teruskan ke BIN pusat di Jakarta, kepada KPU maupun kepada Bawaslu," katanya.

Thamrin yang akan mengakhiri masa tugasnya di Sulawesi Tengah tersebut sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak jika selama dirinya menjadi Kepala BIN daerah terdapat kesalahan yang tidak disengaja. Dia juga memberikan apresiasi positif kepada semua pihak yang sudah bekerja sama dengan BIN selama ini.(bhc/bi/dar)



 
   Berita Terkait > Pemilu 2014
 
  Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
  3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
  Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
  NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
  Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2